Hat Yai, Gerbang Selatan Thailand

Pekan lalu, para mahasiswa Thailand yang tergabung dalam Ngajikhun (Perkumpulan Mahasiswa Muslim Indonesia di Thailand), yang mayoritas berada di Bangkok dan sekitarnya, mengadakan perjalanan ke propinsi Songkhla yang ada di bagian selatan Thailand. Kunjungan ini dilakukan untuk menyapa teman-teman mahasiswa lain yang ada di sana.

Ngajikun-ers at Konsular Jendral RI - Songkhla Thailand
Ngajikun-ers at Konsulat RI - Songkhla Thailand

Hat Yai, kota terbesar di propinsi Songkhla, merupakan kota di mana Prince of Songkla University (ingat, tanpa h) berada. Propinsi Songkhla berpusat di kota Songkhla. Namun, karena Hat Yai merupakan kota terbesar, sehingga banyak orang berpikir bahwa Hat Yai merupakan pusat dari kota Songkhla. Barangkali keberadaan universitas besar di kota tersebut yang juga mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sana.

Prince of Songkla University (PSU) merupakan salah satu universitas besar di Thailand. Universitas ini memiliki 5 kampus yang tersebar di beberapa propinsi. Universitas ini menonjol di bidang kesehatan. Karena itu, cukup banyak mahasiswa Indonesia yang belajar mengenai kesehatan di PSU.

Apa yang istimewa dari Hat Yai?

Pertama kali menginjakkan kaki di kota ini, kami merasakan hawa yang cukup panas khas Thailand. Bahkan, terasa lebih panas dari Bangkok. Dalam perjalanan, kami disuguhi pemandangan alam yang cukup indah. Walaupun Hat Yai merupakan kota terbesar di propinsi Songkhla, namun tetap terlihat bersahaja. Tidak tampak gedung-gedung yang penuh sesak seperti di Bangkok.

Mahasiswa Indonesia di Hat Yai, cukup dimanjakan dengan beberapa faktor:

  1. Makanan & Hidup

    Hat Yai menyuguhkan berbagai macam makanan yang lezat. Dan bagi mahasiswa Indonesia yang mengalami masalah dengan “kecut” dan “pedas”nya masakan Thailand, di sini masalah tersebut dapat teratasi. Karena letaknya yang dekat dengan Malaysia, makanan di sini cukup dekat dengan rasa Malaysia, yang nota bene cukup dekat dengan lidah kita. Selain itu, bagi para mahasiswa muslim, mencari makanan halal juga bukan merupakan hal yang sulit di sana. Dan dibandingkan dengan Bangkok, tentu saja biaya hidup di sana jauh lebih murah!

  2. Letak Geografis

    Seperti yang telah disebutkan di atas, Hat Yai terletak dekat dengan Malaysia. Apa keuntungannya? Yang pertama, kemudahan untuk pulang ke Indonesia saat liburan. Sebagian dari para mahasiswa yang ada di Hat Yai, berasal dari Aceh. Ketika mereka ingin pulang, mereka cukup naik van/bus ke Penang (Malaysia) selama sekitar 3 jam, kemudian naik pesawat langsung ke Aceh. Sangat mudah dan murah! Bagi mahasiswa yang berasal dari kota lain juga memiliki akses yang cukup mudah untuk pulang. Dengan mengendarai bus, Kuala Lumpur dapat dicapai dalam 7 jam. Dari KL, AirAsia akan membantu anda untuk pulang ke kota anda (bukan iklan, hanya apresiasi kepada AirAsia yang banyak membantu kami, para mahasiswa). Bahkan jalur wisata Singapore-Kuala Lumpur-Hat Yai pun telah eksis sebagai salah satu jalur favorit.

    Keuntungan yang lain adalah mengenai visa. Bagi mahasiswa di Thailand yang sudah berkeluarga, tentu memahami bahwa membawa keluarga untuk tinggal bersama di Thailand bukan merupakan hal yang mudah, terutama dari masalah visa (semoga nanti akan ada tulisan lain yang membahas hal tersebut). Namun bagi mereka yang ada di Hat Yai, keluarga mereka tidak perlu membuat visa. Cukup bolak-balik ke perbatasan Malaysia-Thailand untuk mendapatkan “izin tinggal gratis” selama 15 hari di Thailand. Dan perbatasan itu bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam. Walaupun menurut info teman di sana, trik tersebut hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan, namun tentu saja hal tersebut jauh lebih baik disbanding teman-teman lain yang ada di Bangkok!

  3. Alam yang Indah

    Thailand selatan cukup terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pantai. Sehingga bagi para mahasiswa yang mengalami kepenatan, dapat berjalan-jalan mengunjungi pantai atau pulau terdekat dari sana. Kami kemarin sempat mengunjungi Pantai Samilla, yang terkenal dengan patung putri duyung, pulau tikus, dan pulau kucing.

  4. Keberadaan Konsulat Republik Indonesia

    Keberadaan Konsulat Republik Indonesia di Propinsi Songkla merupakan salah satu tanda bahwa di sana merupakan salah satu tempat strategis di Thailand bagi Indonesia. Hal ini cukup memudahkan teman-teman mahasiswa yang berada di sana, terutama dalam urusan kekonsuleran.

Hat Yai, sungguh sebuah kota yang menarik bukan? Tidak kita sangka bahwa di kota indah tersebut, terdapat para mahasiswa dari Indonesia yang giat menuntut ilmu. Dan keindahan itu bertambah karena kami dapat berkunjung menemui teman-teman mahasiswa Indonesia di sana. Semoga pertemuan-pertemuan itu akan kembali terjadi. Entah di Bangkok, Chiang Mai, ataupun di Hat Yai, Gerbang Selatan Thailand. .:FW:.


Comments

comments