60 Tahun Hubungan Bilateral Republik Indonesia dengan Kerajaan Thailand

Hubungan antara Indonesia dengan Thailand sudah terjalin sejak berabad-abad silam. Hubungan ini kembali dipererat setelah Indonesia merdeka. Kurang lebih 60 tahun lalu, dimulailah hubungan resmi kenegaraan yang diikuti dengan peningkatan hubungan diplomatik antara kedua negara.

1-indo-thai

Hal inilah yang menjadi inspirasi diadakannya seminar internasional 60 tahun hubungan Indonesia-Thailand. Seminar ini diprakarsai oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok bekerja sama dengan Chula Global Network, Culalongkorn University. Seminar yang dihadiri oleh para diplomat, masyarakat Indonesia, mahasiswa, warga Thailand, serta beberapa tamu undangan dari negara tetangga ini, diselenggarakan pada hari Kamis, 22 Juli 2010 mulai pukul 09.00 sampai dengan 19.00 di Gedung Maha Chulalongkorn, Chulalongkorn University.

Tujuan dari diadakannya seminar ini adalah untuk melihat kembali dan mengevaluasi hubungan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Thailand. Selain itu, seminar ini juga untuk menggali potensi kedua negara dalam rangka menghadapi tantangan global di masa yang akan datang. Dalam seminar ini juga dibagikan pengalaman-pengalaman menarik dalam hubungan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan antara kedua negara.

Acara ini dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, Mohammad Hatta, setelah sebelumnya dibacakan sambutan oleh perwakilan dari Universitas Chulalongkorn. Selanjutnya setelah coffee break, disampaikan presentasi dari Dr. Hariyadi Wiryawan, dosen Departemen Hubungan Internasional, Universitas Indonesia.

Beliau memaparkan bahwa menurut sejarah yang tercatat, kerjasama Indonesia dan Thailand dimulai sejak abad ke-8. Kerjasama tersebut terjalin antara Raja Balaputradewa dari Kerajaan Sriwijaya dengan Raja Rama V (King Chulalongkorn). Kerjasama tersebut kemudian dipererat secara formal oleh Republik Indoesia dan Kerajaan Thailand pada tahun 1950. Beliau juga memaparkan tentang apa saja yang telah dilalui oleh kedua negara serta tantangan di masa depan di bidang social, politik, ekonomi, dan keamanan.

2-indo-thai
Setelah makan siang bersama, tampil kombinasi menarik dua orang pemateri dari Fakultas Ekonomi, Universitas Chulalongkorn. Beliau adalah Dr. Sineenart Sermcheep dan Dr. Piti Srisaengnam. Beliau berdua menyampaikan tentang kerjasama bidang ekonomi antara kedua negara. Dalam presentasi tersebut juga dipaparkan tentang kerjasama kedua negara dalam konteks perubahan ASEAN dan dunia, khususnya dalam hal perdagangan dan investasi internasional. Peserta semakin tertarik ketika diulas tentang tantangan dan kesempatan yang akan dilalui oleh kedua negara di masa yang akan datang.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Didik Sulistyanto, Atase Pendidikan KBRI dan Assoc. Prof. Dr. Witthaya Sucharithanarungse dari Universitas Chulalongkorn. Beliau berdua membahas tentang kerjsama di bidang pendidikan antara Indonesia dengan Thailand. Di sana dibahas pula mengenai peningkatan kualitas pendidikan dan prosesnya, profesionalisme dan kerjasama di bidang pendidikan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

3a-indo-thai 3c-indo-thai 3b-indo-thai

Acara ini diakhiri dengan saling bertukar cinderamata antar pembicara dan para diplomat setelah sebelumnya diadakan pertunjukan tari-tarian khas Indonesia dan Thailand. Pertunjukan ini disaksikan oleh para tamu sembari menikmati hidangan penutup yang lezat. Guyuran hujan yang mengiringi selesainya acara ini semoga bisa menyejukkan hubungan kedua negara untuk menyongsong masa depan yang lebih baik lagi. (SN/Foto by Zah)

Comments

comments