Mari Berkuliner di Bangmod

Selamat pagi Sahabat, kali ini saya akan mengajak sahabat PERMITHA semua untuk mengenal lebih dekat sebuah area nan indah di seberang Sungai Chaopraya, yang sering diledek oleh beberapa orang teman saya dengan istilah ‘Bangkok coret’. Meski begitu, Bangmod tidak kalah menyenangkan bila dibandingkan dengan suasana di Bangkok pusat kota, karena suplai makanan nikmat serta halal yang mudah didapatkan.

Bangmod merupakan nama salah satu area yang (masih) termasuk ke Provinsi Bangkok. Di area inilah kampus yang bernama King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT) dan The Joint Graduate School of Energy and Environment (JGSEE) berada. Di kampus ini terdapat 25 orang mahasiswa Indonesia.

Ada seorang sahabat yang mengeluarkan pernyataan yang kira-kira berbunyi seperti ini : Belum disebut seseorang telah ke Bangkok, jika belum merasakan kuliner di Bangmod. Saya rasa pernyataan tersebut mungkin benar adanya. Bangmod menyediakan berbagai variasi makanan khas Thai dengan harga sesuai dengan yang kantong. Bagi sahabat PERMITHA yang muslim, Bangmod pun menjadi tempat yang menyenangkan untuk berburu makanan halal dan bersilaturahim dengan saudara-saudara Thai muslim. Karena di area Bangmod terdapat komunitas muslim dan beberapa masjid, sehingga makanan halal dengan menu yang variatif mudah ditemui.

img_0762

Sebentar lagi pun bulan Ramadhan pun akan tiba. Saya ingin memberikan rekomendasi tempat jika sahabat PERMITHA hendak mencicipi kuliner di Bangmod ataupun hendak berbuka puasa dengan rasa yang berbeda. Rekomendasi yang saya berikan berdasarkan pengalaman saya berkuliner ria sejak saya menetap di Bangmod setahun terakhir sbb :

1. Mie bebek di Pasar 61

Pasar 61 terletak di Jalan PrachaUthit soi 61. Di pasar ini, terdapat 2 warung mie bebek. Mie bebek ini seperti mie pangsit, tapi diberi beberapa irisan daging bebek. Saya merekomendasikan warung mie bebek yang terletak di pojok depan pasar, sebelah Bank SCB. Mie bebek di warung tersebut tidak berasa anyir dibanding warung yang satunya, dan kuahnya pun terasa lebih segar dan mantap. Mmm, jadi ingin makan mie bebek nanti malam. Harga : 40 Baht.

2. Sop daging dan buntut di Pasar 61

Saya juga suka dengan sop daging ini, dagingnya terasa lembut dan kuahnya seperti rasa sop daging Padang. Warung sop ini terletak di bagian tengah pasar, namun agak ke belakang. Harga : 30 Baht atau bisa dipesan sesuai dengan keinginan.

3. Warung Nik Som

Nik Som adalah nama Ibu pemilik warung ini, Ibu yang baik hati dan mengerti dengan kebutuhan mahasiwa yang butuh energi besar. Nik Som selalu memberi makanan dengan porsi yang besar dan dengan menu yang variatif, tentunya porsi yang mahasiswa (saya) butuhkan, hehe. Warung ini terletak di depan Masjid Istikoma, jalan PrachaUthit soi 69. Favorit saya di sini adalah prik keng neak dan sop kencut alias sop tofu. Prik keng neak itu seperti tumisan daging dengan sayur yang berbumbu mantap seperti bumbu Padang. Di sini juga tersedia cha-yen yang lumayan enak dan juga martabak mesir serta martabak pisang.

Harga : variatif tergantung pesanan, rata-rata 30 Baht.

4. Som tam dan ayam baker depan Reslee Apartment

Seorang teman saya bilang, som tam di sini lebih enak dibanding di tempat lainnya. Som tam di sini diberi udang kering, bukan kepiting. Di warung ibunya ini juga tersedia tumisan daging dengan bumbu segar. Saya kurang tahu nama masakannya apa, tapi saya merekomendasikan ini untuk dicicipi. Harga som tam : 15 Baht. Harga tumisan daging : 25 Baht.

5. Cha-yen samping masjid

Saya adalah penikmat cha-yen. Saya telah merasakan cha-yen dari beberapa rentang harga dan lokasi di Bangkok. Saya merekomendasikan sahabat PERMITHA untuk mencicipi cha-yen di samping Masjid Al Istikoma, cha-yen dengan limpahan susu dan segarnya mantap di lidah. Harga : 17 Baht.

6. Bubur ayam

Sewaktu saya masih di Jogja, saya termasuk orang yang tidak menyenangi bubur ayam di warung Aa burjo. Namun sekarang saya menjadi penikmat bubur ayam. Bubur ayam yang terasa lembut dan hangat di lidah, diberi taburan ayam dan sen-mi (salah satu jenis mie yang tipis). Jika sahabat PERMITHA ingin bubur ayam yang lebih hangat, bisa diberi irisan jahe. Enak nian dan harganya pun ringan di kantong, hanya 15 Baht.

7. Bakso Bangmod

Bakso ini terletak di belakang masjid di PrachaUthit Soi 69. Bakso di sini memiliki banyak jenis, ada bakso daging bakar, ikan, otak-otak, tahu, sosis daging, dan lain-lain. Harga per tusuk 5 Baht. Ada beberapa sahabat yang sampai ngidam lho dengan bakso ini, hehe.

img_0764

8. Kao-kao yang bukan kao-kao

Saya dan teman-teman menyebut tempat makan buffet dimana bisa makan sepuasnya dengan sebutan 99 atau kao-kao. Karena biasanya kita bisa menikmati makan sepuasnya di Ramkhamheng area, dengan harga 99 Baht. Namun sekarang warung tersebut telah ditutup, bisa jadi akibat kita makan terlalu puas, hehe. Nah sekarang di Bangmod terdapat tempat makan sepuasnya tersebut, namun harganya bukan 99 Baht, sedikit lebih mahal. Terakhir saya makan di sana bersama teman-teman, kita membayar 140 Baht per orang sudah termasuk minum dan es. Menurut saya, makanannya lebih variatif dibanding warung 99 di Ramkhamheng. Lokasi warung ini di jalan PrachaUthit Soi 93.

9. Warung Pojok

Sebenarnya nama warung ini bukan warung Pojok dan juga tidak terletak di pojok, hehe. Nama ini diberikan oleh senior-senior saya di KMUTT. Warung ini terletak di depan kampus dengan menu yang variatif pula. Saya suka sekali dengan kao pat alias nasi goreng di sini. Nasi goreng dengan rasa yang sederhana, nasi goreng yang mengingatkan dengan nasi goreng di depan Kedokteran Gigi UGM. Cha-yen di sini juga enak. Harga : variatif tergantung menu, rata-rata 35 Baht.

10. Kantin KMUTT

Ada 2 kios makanan halal di KMUTT Food Center dengan makanan yang variatif pula. Ada satu makanan favorit saya, bakmi heng. Mmm, bakmi heng terdiri dari mie, irisan daging, irisan telur rebus, dan berkuah kari yang mantap. Harga : variatif tergantung menu, rata-rata 25 Baht.

Mmm, segitu dulu ya rekomendasi alternatif berkuliner di Bangmod. Sekarang bagaimana cara menuju ke Bangmod? Berikut saya berikan alternatif transportasi menuju ke Bangmod :

  • Dari MBK, Siam Paragon, Chulalongkorn Univ : Bis no. 141, 21.

Bis no. 141 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah.

Bis no. 21 : Langsung menuju ke Bangmod ( jalan PrachaUthit)

  • Dari Victory Monument, seberang KBRI, dari seberang Panthip : Bis no. 140.

Bis no. 141 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah.

  • Dari Chatuchak : Bis no. 138

Bis no. 138 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah.

  • Dari BTS mana saja : turun di BTS Saphan Thaksin, disambung dengan bis no. 75, lalu turun di KMUTT. Alternatif lain dari BTS Saphan Thaksin, naik boat menyeberang sungai dan dilanjut naik taksi.
  • Dari lokasi mana saja : naik taksi.

Baik, selamat berkuliner di Bangmod ya. Jika membutuhkan guide atau bantuan, silakan hubungi saya atau rekan-rekan KMUTT lainnya. Salam PERMITHA! (MR)

Comments

comments