Soi Jet

Bagi teman-teman yang mencintai wisata kuliner tentu saja tidak bisa melewatkan sederet penjaja makanan dan warung makan di sepanjang gang ini. Ya, Soi Jet, sebuah komunitas muslim dengan sederet penjual makanan halal menjadi ciri khas daerah ini. Soi berasal dari bahasa Thailand yang berarti gang, sedangkan Jet berarti 7 (tujuh) maka dalam bahasa Indonesia kira-kira bisa kita artikan dengan Gang nomer 7 (tujuh). Soi Jet terletak di Petcburi Road yang cukup dikenal sebagai salah satu kawasan bisnis di Bangkok. Berjarak sekitar 1 km di sebelah barat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Soi Jet menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah Bangkok. Bahkan terlihat beberapa wisatawan dari Indonesia maupun Malaysia yang sering berlalu-lalang di gang ini sekedar untuk mencari makan halal atau memanjakan lidah dengan masakan-masakan khas Thailand. Berbeda dengan kawasan Khaosan Road, misalnya, yang penuh dengan wisatawan dari Eropa dan Amerika maka Soi Jet penuh dengan masyarakat dengan tipologi khas ras Malayan Mongoloid. Maklum saja, masakan yang dijajakan di Soi Jet ini memang khas dengan masakan yang cocok dengan lidah dengan orang Melayu, khususnya Malaysia dan Indonesia.

dsc_0161

Berbagai makanan terjaja di sepanjang jalan ini. Baik itu makanan khas Thailand maupun masakan-masakan yang mungkin mirip dengan masakan ala rumah makan Padang layaknya di Indonesia. Kita bisa dengan mudah menemukan Tom Yam Kung, Som Tam, Kwee Tiaw, Lin Thood, Khao Pat Talai yang cukup popular di masyarakat kita dan makanan khas Thailand lain yang bersanding dengan berbagai macam Bakso, Sosis dan Tempura yang tentunya itu semua terjamin ke-halal-annya. Maklum di negeri yang mayoritas beragama Buddha ini sangat sulit untuk mencari makanan halal maka menemukan sebuah kampung yang di dalamnya tinggal komunitas muslim berprofesi sebagai pengusaha kuliner sungguh seperti menemukan oase di tengah pdang pasir tandus di Afrika. Terkesan berlebihan mungkin, namun begitulah adanya ketika kita hidup di negeri ini dengan segala tantangan untuk tinggal di dalamnya.

Bagi Anda yang tertarik mencoba untuk berwisata kuliner di wilayah ini, Anda tidak perlu merogoh saku anda terlalu dalam. Satu porsi makanan di So Jet ini rata-rata berkisar antara 35 hingga 60 Baht saja. Makanan kecil yang terjaja di pinggir jalan juga tidak lebih dari 5 hingga 15 Baht. Sebuah harga cukup layak untuk mendapatkan aneka makanan dengan berbagai macam citarasa yang memanjakan lidah anda.

dsc_0164

Kendala komunikasi tentu menjadi kesulitan tersendiri jika anda berkunjung di Thailand. Dengan bahasa yang bebeda dan tulisan yang berbeda pula maka tidak mudah bagi kita untuk sekedar memesan makanan. Namun beberapa warung makan di Soi Jet ini menyediakan daftar menu dengan Bahasa Inggris yang bisa membantu para pengunjung yang berasal dari luar Thailand. Tentu saja, karena banyak dari mereka yang berasal dari Thailand Selatan maka beberapa warung makan bisa kita ajak berbicara dengan bahasa melayu meski kita sendiri kadang kesulitan memahami apa yang sedang mereka bicarakan. Namun jika Anda berkunjung ke warung makan yang tidak menyediakan menu dalam bahasa Inggris dan penjualnya juga tidak bisa bekomunikasi dengan bahasa Melayu maka jangan berkecil hati, kita bisa menggunakan bahasa universal dengan cara menunjukkan jari telunjuk kita pada makanan yang kita inginkan, tidak sulit bukan? Nah, bagi anda yang sedang berkunjung atau tinggal di Bangkok maka rasanya belum cukup jika anda tidak mencoba datang ke Soi Jet untuk sekedar berwisata kuliner mencicipi aneka cita rasa makanan Thailand dengan harga yang sangat terjangkau. Sila mencoba! (AR/Foto oleh WA)

Comments

comments