<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>PERMITHA</title>
	<atom:link href="http://permitha.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://permitha.net</link>
	<description>Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand</description>
	<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 08:03:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>[Updated] Seminar “The Role of Indonesian Students in the Scientific Development in Indonesia” + Workshop Penelitian</title>
		<link>http://permitha.net/2010/08/updated-seminar-%e2%80%9cthe-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia%e2%80%9d-workshop-penelitian/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/08/updated-seminar-%e2%80%9cthe-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia%e2%80%9d-workshop-penelitian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 16:46:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Salam PERMITHA,
Rekan-rekan PERMITHA yang berbahagia,Perlu kami beritahukan bahwa pada acara seminar ini, nantinya akan dilanjutkan dengan Pelatihan Metodologi Penelitian. Pemateri pelatihan ini adalah pakar dan peneliti dari Indonesia.


Berikut ini kami sampaikan susunan acara Seminar &#8220;The Role of Indonesian Students in the Scientific Development in Indonesia&#8221; dan Pelatihan Metodologi Penelitian.



Kamis, 23 September 2010

# Persiapan dan kedatangan peserta



Jum&#8217;at, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam PERMITHA,</p>
<div>Rekan-rekan PERMITHA yang berbahagia,<span style="font-family: georgia, serif;">Perlu kami beritahukan bahwa pada acara seminar ini, nantinya akan dilanjutkan dengan <strong>Pelatihan Metodologi Penelitian</strong>. Pemateri pelatihan ini adalah pakar dan peneliti dari Indonesia.</span></p>
<div><span style="font-family: georgia, serif;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-family: georgia, serif;">Berikut ini kami sampaikan susunan acara Seminar </span><span><span style="font-family: georgia, serif;">&#8220;<em>The Role of Indonesian </em></span></span><span><span style="font-family: georgia, serif;"><em>Students in the Scientific Development in Indonesia</em>&#8221; dan Pelatihan Metodologi Penelitian.</span></span></div>
</div>
<div><span style="font-family: Georgia;"><span><br />
</span></span></div>
<div><span style="font-family: Georgia;"><span><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #990000;">Kamis, 23 September 2010</span></span></strong></span></span></div>
<blockquote>
<div><span style="font-family: Georgia;"><span># Persiapan dan kedatangan peserta</span></span></div>
</blockquote>
<div><span style="font-family: Georgia;"><span><br />
</span></span></div>
<div><span style="font-family: Georgia;"><span><span style="text-decoration: underline;"><strong><span style="color: #990000;">Jum&#8217;at, 24 September 2010</span></strong></span></span></span></div>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-253" title="screen-shot-2010-08-27-at-113328-pm" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/08/screen-shot-2010-08-27-at-113328-pm.png" alt="screen-shot-2010-08-27-at-113328-pm" width="629" height="486" /></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><span style="color: #990000;">Sabtu, 25 September 2010</span></strong></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-254" title="screen-shot-2010-08-27-at-113337-pm" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/08/screen-shot-2010-08-27-at-113337-pm.png" alt="screen-shot-2010-08-27-at-113337-pm" width="624" height="455" /></p>
<div><span><span></p>
<div><span><span></p>
<div><span style="font-family: 'courier new', monospace;"><span> <em>Chair</em> dari setiap session berasal dari Dosen-dosen di Indonesia dan Ajarn-Ajarn dari Universitas di Thailand.</span></span></div>
<div><span style="font-family: 'courier new', monospace;"><span># Acara ini masih bersifat tentatif, apabila ada perubahan akan kami sampaikan di kemudian hari.</span></span></div>
<div><span style="font-family: 'courier new', monospace;"><span><br />
</span></span></div>
<p></span></span></div>
<p></span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;">Demikian susunan acara ini kami sampaikan, besar harapan kami akan kehadiran dan partisipasi rekan-rekan semuanya. </span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;"><br />
</span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;">Kami juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang sudah mengirimkan karyanya ke email: <a href="mailto:seminar@permitha.net" target="_blank">seminar@permitha.net</a></span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;"><br />
</span></span></div>
<div><span style="font-family: georgia, serif;"><span>Update dari informasi ini juga bisa diakses melalui website resmi PERMITHA</span></span></div>
<div><span style="font-family: georgia, serif;"><span><a href="http://www.permitha.net/" target="_blank">www.permitha.net</a></span></span></div>
<div><span style="font-family: georgia, serif;"><span><br />
</span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;"><br />
</span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;">Pengurus PERMITHA.</span></span></div>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;"><br />
</span></span></div>
<h5><span style="font-family: georgia, serif;"><span style="font-weight: normal;">NB: (*) Dalam konfirmasi</span></span></h5>
<div><span><span style="font-family: georgia, serif;"><span><br />
</span></span></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/08/updated-seminar-%e2%80%9cthe-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia%e2%80%9d-workshop-penelitian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Call for Paper (Updated): Seminar &#8220;The Role of Indonesian Students in the Scientific Development in Indonesia&#8221;</title>
		<link>http://permitha.net/2010/08/call-for-paper-seminar-the-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/08/call-for-paper-seminar-the-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 23:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Salam Permitha,
Teman-teman Permitha sekalian,
Permitha bekerja sama dengan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok akan mengadakan seminar yang akan mempresentasikan hasil penelitian Mahasiswa Indonesia di Thailand.
Seminar ini akan diselenggarakan di Hotel Eastin Makassan (*), Bangkok, pada 24-25 September, 2010.
Seminar ini mengundang semua siswa dan sarjana di Thailand serta dengan perkiraan jumlah 10 peserta masing-masing bidang yang akan disajikan. Makalah lain yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Permitha,</p>
<p>Teman-teman Permitha sekalian,</p>
<p>Permitha bekerja sama dengan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok akan mengadakan seminar yang akan mempresentasikan hasil penelitian Mahasiswa Indonesia di Thailand.</p>
<p>Seminar ini akan diselenggarakan di Hotel Eastin Makassan (*), Bangkok, pada 24-25 September, 2010.</p>
<p>Seminar ini mengundang semua siswa dan sarjana di Thailand serta dengan perkiraan jumlah 10 peserta masing-masing bidang yang akan disajikan. Makalah lain yang tidak mendapat kesempatan presentasi, akan diterbitkan dalam prosiding (yang akan di ISBN (*)-kan).</p>
<p>Makalah yang masuk akan dikategorikan dalam:<br />
1. Social and Humanism<br />
2. Agricultural and Husbandry<br />
3. Medical<br />
4. Science and Technology</p>
<p>Karena itu, kami mengundang semua peserta untuk mengirimkan dan makalah dalam bahasa Inggris (dengan format terlampir)Penyerahan Makalah: 4 September 2010<br />
Pengumuman: 11 September 2010<br />
Camera Ready: 18 September 2010<br />
Presentasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia.</p>
<p>Penyerahan makalah dan pertanyaan seputar seminar ini dapat dikirimkan ke <a href="mailto:seminar@permitha.net" target="_blank">seminar@permitha.net</a></p>
<p>Besar harapan kami atas partisipasi seluruh mahasiswa yang ada di Thailand, kami tunggu partisipasi teman-teman semua.</p>
<p>Pengurus Permitha</p>
<p>(*) dengan support dari Atase Pendidikan KBRI Bangkok</p>
<p>NB: Berdasarkan hasil diskusi dengan Bapak Atdik, mahasiswa yang berada di luar Bangkok (di dalam Thailand) dan akan ikut serta dalam seminar ini, akan mendapat penggantian transportasi darat, dan juga disediakan hotel/penginapan.</p>
<p><a href="http://permitha.net/downloads/template.doc">Download Format Makalah</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/08/call-for-paper-seminar-the-role-of-indonesian-students-in-the-scientific-development-in-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan Upacara Bendera dan Syukuran HUT RI ke 65</title>
		<link>http://permitha.net/2010/08/undangan-upacara-benderan-dan-syukuran-hut-ri-ke-65/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/08/undangan-upacara-benderan-dan-syukuran-hut-ri-ke-65/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 03:56:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman Mahasiswa Indonesia yang ada di Thailand,
Meneruskan Undangan dari KBRI berkaitan dengan Upacara Bendera dan Syukuran HUT RI ke-65 di KBRI Bangkok, dimohon kehadiran teman-teman semua pada:
1.  Upacara Bendera
Hari/Tanggal     : Selasa/17 Agustus 2010
Pukul               : 09.00-Selesai
Tempat             : Lapangan KBRI Bangkok
Pakaian   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman Mahasiswa Indonesia yang ada di Thailand,</p>
<p>Meneruskan Undangan dari KBRI berkaitan dengan Upacara Bendera dan Syukuran HUT RI ke-65 di KBRI Bangkok, dimohon kehadiran teman-teman semua pada:</p>
<p><strong>1.  Upacara Bendera</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Hari/Tanggal     : Selasa/17 Agustus 2010</p>
<p style="padding-left: 30px;">Pukul               : 09.00-Selesai</p>
<p style="padding-left: 30px;">Tempat             : Lapangan KBRI Bangkok</p>
<p style="padding-left: 30px;">Pakaian            : Batik Lengan Panjang Bawah Warna Gelap</p>
<p><strong>2.  Malam Syukuran dan Hiburan</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Hari/Tanggal     : Rabu/18 Agustus 2010</p>
<p style="padding-left: 30px;">Pukul               : 19.00-21.00</p>
<p style="padding-left: 30px;">Tempat             : Gedung Olah Raga KBRI Bangkok</p>
<p>Demikian pengumuman dari kami, mohon kehadiran teman-teman semua untuk memeriahkan acara-acara tersebut.</p>
<p>Permitha</p>
<p><a href="http://permitha.net/downloads/UNDANGANHUTRI.pdf">Download Pengumuman 1</a></p>
<p><a href="http://permitha.net/downloads/UNDANGANSYUKURAN.pdf">Download Pengumuman 2</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/08/undangan-upacara-benderan-dan-syukuran-hut-ri-ke-65/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan 65 Tahun Indonesia Merdeka</title>
		<link>http://permitha.net/2010/08/renungan-65-tahun-indonesia-merdeka/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/08/renungan-65-tahun-indonesia-merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 00:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<category><![CDATA[HUT RI ke 65]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Pepatah mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Ketika seorang anak kecil ditanya tentang bagaimana menghargai para pahlawan, dia menjawab “Ya tergantung siapa dulu pahlawannya? Kalau Sukarno-Hatta seratus ribu, kalau Sultan Badaruddin ya sepuluh ribu”
Sebagai putra bangsa yang sedang studi di luar negeri, kadang kita terkagum-kagum dengan kemajuan peradaban negeri yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img class="alignleft size-medium wp-image-208" title="65thri" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/08/65thri-297x300.jpg" alt="65thri" width="297" height="300" />Pepatah mengatakan, <em>bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya</em>. Ketika seorang anak kecil ditanya tentang bagaimana menghargai para pahlawan, dia menjawab “Ya tergantung siapa dulu pahlawannya? Kalau Sukarno-Hatta seratus ribu, kalau Sultan Badaruddin ya sepuluh ribu”</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai putra bangsa yang sedang studi di luar negeri, kadang kita terkagum-kagum dengan kemajuan peradaban negeri yang kita tempati. Jika di negara besar, perbandingan negara tersebut dengan Indonesia serasa bumi dengan langit, jika di negara kecil serasa rumput lapangan bola dengan rumput teki dipinggir jalan. Mulai dari pembangunan, perekonomian, hasil bumi, teknologi, bahkan pribadi warga negaranya, sangat mencengangkan.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika kita ditanya kalau kita kagum dengan semua ini, kira-kira sepulang nanti, apa yang akan kita lakukan untuk memperbaiki bangsa, maka sebagian dari kita menjawabnya dengan “Sebenarnya saya ingin berbuat banyak, tetapi ketika pulang saya tidak punya teman untuk berbuat, mereka bahkan menentang dan mencemooh”.</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang kita bisa mengingat kembali pelajaran sejarah ketika SD dahulu (kalau tidak salah dulu namanya PSPB – Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa). Pada pelajaran itu disampaikan ke kita tentang perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan bangsa, merubah dari kondisi terjajah menjadi merdeka seutuhnya.</p>
<p class="MsoNormal">Sebelum era diplomasi (pergerakan nasional), banyak pejuang yang kembali dari menuntut ilmu di luar negeri, seperti ilmu agama, ataupun yang sering bekerjasama dengan pihak asing, mengobarkan semangat kepada masyarakat sekitar untuk bangkit. Tak jarang mereka memperoleh pertentangan dari masyarakat, rekan sejawat, tokoh masyarakat, bahkan juga saudara terdekat. Ambilah contoh <span>Sultan Iskandar Muda, Kyai Mojo, Tuanku Imam Bonjol</span>, RM. Tirto Adhi Soerjo, serta pejuang-pejuang lainnya. Mereka berusaha untuk mengangkat derajat rakyatnya meskipun mendapat tantangan dari berbagai pihak. Ilmu yang mereka peroleh di luar negeri benar-benar bermanfaat dan mempu mereka terapkan di tengah-tengah masyarakat. Bahkan ancaman dari rekan sebangsanya sendiri pun tidak kalah hebat. Namun itu bukan alasan mereka untuk mengurungkan niat memperbaiki kondisi masyarakat. Bahkan mereka membentuk kelompok-kelompok kecil yang menjadi cikal bakal perubahan bangsa ini.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah itu muncullah kaum terpelajar yang memulai cara-cara baru untuk perjuangan bangsa. Mereka memulai dengan cara diplomasi hingga mereka berhasil merumuskan perencanaan kemerdekaan Indonesia. Bisa kita lihat latar belakang mereka. Mereka menuntut ilmu di negeri seberang. Kemudian dari sana mereka mulai membentuk organisasi-organisasi untuk membangkitkan kembali semangat persatuan bangsa guna mengusir penjajah. Semangat yang mereka kobarkan membuahkan perubahan menuju bangsa yang lebih baik dan bermartabat. Terlepas dari kontroversi yang ada, bisa kita buka kembali sejarah organisasi-organisasi bentukan mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri maupun yang sudah kembali ke tanah air. Mulai dari Budi Utomo (pelajar STOVIA), Indische Partij, Indische Vereneeging (Perhimpunan Indonesia), PNI, serta organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, NU, dan sebagainya. Selain itu banyak tokoh yang secara individu juga berjuang membangun bangsa seperti Muh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, Ir. Soekarno, Dr. Soetomo, dan masih banyak lagi. Perjuangan mereka berhasil membawa perubahan dan kemerdekaan bangsa ini, dan bisa dilihat betapa berapa besar tantangan yang mereka dapatkan terutama dari dalam negeri sendiri.</p>
<p class="MsoNormal">Perjuangan para pemuda Indonesia yang baru pulang dari menempuh pendidikan di luar negeri, baik pendidikan militer, kesehatan, sains dan teknologi, sosial kemasyarakatan, perekonomian, agro kompleks, keagamaan, maupun pendidikan lainnya, sangat bisa dinikmati oleh masyarakat. Mereka pergunakan ilmu yang mereka peroleh untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa hingga mengisi kemerdekaan. Mereka melakukaknya di tengah-tengah bangsa yang sedang stabil maupun sedang kacau. Ditengah tengah teman yang mendukung, maupun orang-orang yang hanya mencari kepentingan sesaat.</p>
<p class="MsoNormal">Kembali ke pepatah yang disampaikan di awal tulisan ini. Seberapa besar kita menghargai mereka berarti seberapa besar menghargai amanah yang mereka berikan, menghargai titipan Yang Maha Kuasa, yang secara turun temurun akan dinikmati anak cucu kita. Jika kita buka kembali goresan tinta emas yang tertoreh dalam sejarah Bangsa Indoesia tersebut, meneladani para pahlawan untuk kebangkitan bangsa Indonesia, bisa jadi merupakan cara menghargai mereka.</p>
<p class="MsoNormal">Namun sekali lagi ada yang bekata “Aku kan tidak sehebat mereka”. Pertanyaan kembali pada diri kita. <em>Dengan tinta apa kita akan menulisakan nama kita delam sejarah bangsa ini</em><em>?</em> (SN)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/08/renungan-65-tahun-indonesia-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Soi Jet</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/soi-jet/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/soi-jet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata dan Budaya]]></category>

		<category><![CDATA[halal]]></category>

		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[
Bagi teman-teman yang mencintai wisata kuliner tentu saja tidak bisa melewatkan sederet penjaja makanan dan warung makan di sepanjang gang ini. Ya, Soi Jet, sebuah komunitas muslim dengan sederet penjual makanan halal menjadi ciri khas daerah ini. Soi berasal dari bahasa Thailand yang berarti gang, sedangkan Jet berarti 7 (tujuh) maka dalam bahasa Indonesia kira-kira [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--StartFragment--></p>
<p class="MsoNormal">Bagi teman-teman yang mencintai wisata kuliner tentu saja tidak bisa melewatkan sederet penjaja makanan dan warung makan di sepanjang gang ini. Ya, Soi Jet, sebuah komunitas muslim dengan sederet penjual makanan halal menjadi ciri khas daerah ini. Soi berasal dari bahasa Thailand yang berarti gang, sedangkan Jet berarti 7 (tujuh) maka dalam bahasa Indonesia kira-kira bisa kita artikan dengan Gang nomer 7 (tujuh). Soi Jet terletak di Petcburi Road yang cukup dikenal sebagai salah satu kawasan bisnis di Bangkok. Berjarak sekitar 1 km di sebelah barat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Soi Jet menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah Bangkok. Bahkan terlihat beberapa wisatawan dari Indonesia maupun Malaysia yang sering berlalu-lalang di gang ini sekedar untuk mencari makan halal atau memanjakan lidah dengan masakan-masakan khas Thailand. Berbeda dengan kawasan Khaosan Road, misalnya, yang penuh dengan wisatawan dari Eropa dan Amerika maka Soi Jet penuh dengan masyarakat dengan tipologi khas ras <em>Malayan Mongoloid</em>. Maklum saja, masakan yang dijajakan di Soi Jet ini memang khas dengan masakan yang cocok dengan lidah dengan orang Melayu, khususnya Malaysia dan Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal"><img class="aligncenter size-full wp-image-203" title="dsc_0161" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/dsc_0161.jpg" alt="dsc_0161" width="322" height="480" /></p>
<p class="MsoNormal">Berbagai makanan terjaja di sepanjang jalan ini. Baik itu makanan khas Thailand maupun masakan-masakan yang mungkin mirip dengan masakan ala rumah makan Padang layaknya di Indonesia. Kita bisa dengan mudah menemukan <em>Tom Yam Kung, Som Tam, Kwee Tiaw, Lin Thood, Khao Pat Talai</em> yang cukup popular di masyarakat kita dan makanan khas Thailand lain yang bersanding dengan berbagai macam Bakso, Sosis dan Tempura yang tentunya itu semua terjamin ke-halal-annya. Maklum di negeri yang mayoritas beragama Buddha ini sangat sulit untuk mencari makanan halal maka menemukan sebuah kampung yang di dalamnya tinggal komunitas muslim berprofesi sebagai pengusaha kuliner sungguh seperti menemukan oase di tengah pdang pasir tandus di Afrika. Terkesan berlebihan mungkin, namun begitulah adanya ketika kita hidup di negeri ini dengan segala tantangan untuk tinggal di dalamnya.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi Anda yang tertarik mencoba untuk berwisata kuliner di wilayah ini, Anda tidak perlu merogoh saku anda terlalu dalam. Satu porsi makanan di So Jet ini rata-rata berkisar antara 35 hingga 60 Baht saja. Makanan kecil yang terjaja di pinggir jalan juga tidak lebih dari 5 hingga 15 Baht. Sebuah harga cukup layak untuk mendapatkan aneka makanan dengan berbagai macam citarasa yang memanjakan lidah anda.</p>
<p class="MsoNormal"><img class="aligncenter size-full wp-image-204" title="dsc_0164" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/dsc_0164.jpg" alt="dsc_0164" width="480" height="322" /></p>
<p><span>Kendala komunikasi tentu menjadi kesulitan tersendiri jika anda berkunjung di Thailand. Dengan bahasa yang bebeda dan tulisan yang berbeda pula maka tidak mudah bagi kita untuk sekedar memesan makanan. Namun beberapa warung makan di Soi Jet ini menyediakan daftar menu dengan Bahasa Inggris yang bisa membantu para pengunjung yang berasal dari luar Thailand. Tentu saja, karena banyak dari mereka yang berasal dari Thailand Selatan maka beberapa warung makan bisa kita ajak berbicara dengan bahasa melayu meski kita sendiri kadang kesulitan memahami apa yang sedang mereka bicarakan. Namun jika Anda berkunjung ke warung makan yang tidak menyediakan menu dalam bahasa Inggris dan penjualnya juga tidak bisa bekomunikasi dengan bahasa Melayu maka jangan berkecil hati, kita bisa menggunakan bahasa universal dengan cara menunjukkan jari telunjuk kita pada makanan yang kita inginkan, tidak sulit bukan? Nah, bagi anda yang sedang berkunjung atau tinggal di Bangkok maka rasanya belum cukup jika anda tidak mencoba datang ke Soi Jet untuk sekedar berwisata kuliner mencicipi aneka cita rasa makanan Thailand dengan harga yang sangat terjangkau. Sila mencoba! (AR/Foto oleh WA)</span></p>
<p><!--EndFragment--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/soi-jet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Berkuliner di Bangmod</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/mari-berkuliner-di-bangmod/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/mari-berkuliner-di-bangmod/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 17:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<category><![CDATA[halal]]></category>

		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[
Selamat pagi Sahabat, kali ini saya akan mengajak sahabat PERMITHA semua untuk mengenal lebih dekat sebuah area nan indah di seberang Sungai Chaopraya, yang sering diledek oleh beberapa orang teman saya dengan istilah ‘Bangkok coret’. Meski begitu, Bangmod tidak kalah menyenangkan bila dibandingkan dengan suasana di Bangkok pusat kota, karena suplai makanan nikmat serta halal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--StartFragment--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left;">Selamat pagi Sahabat, kali ini saya akan mengajak sahabat PERMITHA semua untuk mengenal lebih dekat sebuah area nan indah di seberang Sungai Chaopraya, yang sering diledek oleh beberapa orang teman saya dengan istilah ‘Bangkok coret’. Meski begitu, Bangmod tidak kalah menyenangkan bila dibandingkan dengan suasana di Bangkok pusat kota, karena suplai makanan nikmat serta halal yang mudah didapatkan.</p>
<p class="MsoNormal">Bangmod merupakan nama salah satu area yang (masih) termasuk ke Provinsi Bangkok. Di area inilah kampus yang bernama King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT) dan The Joint Graduate School of Energy and Environment (JGSEE) berada. Di kampus ini terdapat 25 orang mahasiswa Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal">Ada seorang sahabat yang mengeluarkan pernyataan yang kira-kira berbunyi seperti ini : Belum disebut seseorang telah ke Bangkok, jika belum merasakan kuliner di Bangmod. Saya rasa pernyataan tersebut mungkin benar adanya. Bangmod menyediakan berbagai variasi makanan khas Thai dengan harga sesuai dengan yang kantong. Bagi sahabat PERMITHA yang muslim, Bangmod pun menjadi tempat yang menyenangkan untuk berburu makanan halal dan bersilaturahim dengan saudara-saudara Thai muslim. Karena di area Bangmod terdapat komunitas muslim dan beberapa masjid, sehingga makanan halal dengan menu yang variatif mudah ditemui.</p>
<p class="MsoNormal"><img class="aligncenter size-full wp-image-194" title="img_0762" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/img_0762.jpg" alt="img_0762" width="480" height="360" /></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Sebentar lagi pun bulan Ramadhan pun akan tiba. Saya ingin memberikan rekomendasi tempat jika sahabat PERMITHA hendak mencicipi kuliner di Bangmod ataupun hendak berbuka puasa dengan rasa yang berbeda. Rekomendasi yang saya berikan berdasarkan pengalaman saya berkuliner ria sejak saya menetap di Bangmod setahun terakhir sbb :</span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><strong>1. Mie      bebek di Pasar 61</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Pasar 61 terletak di Jalan PrachaUthit soi 61. Di pasar ini, terdapat 2 warung mie bebek. Mie bebek ini seperti mie pangsit, tapi diberi beberapa irisan daging bebek. Saya merekomendasikan warung mie bebek yang terletak di pojok depan pasar, sebelah Bank SCB. Mie bebek di warung tersebut tidak berasa anyir dibanding warung yang satunya, dan kuahnya pun terasa lebih segar dan mantap. Mmm, jadi ingin makan mie bebek nanti malam. Harga : 40 Baht.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>2. Sop      daging dan buntut di Pasar 61</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Saya juga suka dengan sop daging ini, dagingnya terasa lembut dan kuahnya seperti rasa sop daging Padang. Warung sop ini terletak di bagian tengah pasar, namun agak ke belakang. Harga : 30 Baht atau bisa dipesan sesuai dengan keinginan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>3. Warung Nik Som</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Nik Som adalah nama Ibu pemilik warung ini, Ibu yang baik hati dan mengerti dengan kebutuhan mahasiwa yang butuh energi besar. Nik Som selalu memberi makanan dengan porsi yang besar dan dengan menu yang variatif, tentunya porsi yang mahasiswa (saya) butuhkan, hehe. <span lang="DE">Warung ini terletak di depan Masjid Istikoma, jalan PrachaUthit soi 69. </span>Favorit saya di sini adalah prik keng neak dan sop kencut alias sop tofu. Prik keng neak itu seperti tumisan daging dengan sayur yang berbumbu mantap seperti bumbu Padang. Di sini juga tersedia cha-yen yang lumayan enak dan juga martabak mesir serta martabak pisang.</p>
<p class="MsoNormal">Harga : variatif tergantung pesanan, rata-rata 30 Baht.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>4. Som tam dan ayam baker depan Reslee Apartment</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Seorang teman saya bilang, som tam di sini lebih enak dibanding di tempat lainnya. Som tam di sini diberi udang kering, bukan kepiting. <span lang="DE">Di warung ibunya ini juga tersedia tumisan daging dengan bumbu segar. Saya kurang tahu nama masakannya apa, tapi saya merekomendasikan ini untuk dicicipi. Harga som tam : 15 Baht. Harga tumisan daging : 25 Baht.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>5. Cha-yen      samping masjid</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Saya adalah penikmat cha-yen. <span lang="DE">Saya telah merasakan cha-yen dari beberapa rentang harga dan lokasi di Bangkok. Saya merekomendasikan sahabat PERMITHA untuk mencicipi cha-yen di samping Masjid Al Istikoma, cha-yen dengan limpahan susu dan segarnya mantap di lidah. Harga : 17 Baht.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>6. Bubur      ayam</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Sewaktu saya masih di Jogja, saya termasuk orang yang tidak menyenangi bubur ayam di warung Aa burjo. Namun sekarang saya menjadi penikmat bubur ayam. Bubur ayam yang terasa lembut dan hangat di lidah, diberi taburan ayam dan sen-mi (salah satu jenis mie yang tipis). Jika sahabat PERMITHA ingin bubur ayam yang lebih hangat, bisa diberi irisan jahe. Enak nian dan harganya pun ringan di kantong, hanya 15 Baht.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>7. Bakso      Bangmod</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Bakso ini terletak di belakang masjid di PrachaUthit Soi 69. </span>Bakso di sini memiliki banyak jenis, ada bakso daging bakar, ikan, otak-otak, tahu, sosis daging, dan lain-lain. Harga per tusuk 5 Baht. Ada beberapa sahabat yang sampai ngidam lho dengan bakso ini, hehe.</p>
<p class="MsoNormal"><img class="aligncenter size-full wp-image-195" title="img_0764" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/img_0764.jpg" alt="img_0764" width="480" height="360" /></p>
<p class="MsoNormal"><strong>8. Kao-kao yang bukan kao-kao</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Saya dan teman-teman menyebut tempat makan buffet dimana bisa makan sepuasnya dengan sebutan 99 atau kao-kao. Karena biasanya kita bisa menikmati makan sepuasnya di Ramkhamheng area, dengan harga 99 Baht. <span lang="DE">Namun sekarang warung tersebut telah ditutup, bisa jadi akibat kita makan terlalu puas, hehe. Nah sekarang di Bangmod terdapat tempat makan sepuasnya tersebut, namun harganya bukan 99 Baht, sedikit lebih mahal. Terakhir saya makan di sana bersama teman-teman, kita membayar 140 Baht per orang sudah termasuk minum dan es. Menurut saya, makanannya lebih variatif dibanding warung 99 di Ramkhamheng. Lokasi warung ini di jalan PrachaUthit Soi 93.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>9. Warung      Pojok</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Sebenarnya nama warung ini bukan warung Pojok dan juga tidak terletak di pojok, hehe. Nama ini diberikan oleh senior-senior saya di KMUTT. Warung ini terletak di depan kampus dengan menu yang variatif pula. Saya suka sekali dengan kao pat alias nasi goreng di sini. Nasi goreng dengan rasa yang sederhana, nasi goreng yang mengingatkan dengan nasi goreng di depan Kedokteran Gigi UGM. Cha-yen di sini juga enak. Harga : variatif tergantung menu, rata-rata 35 Baht.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>10. Kantin      KMUTT</strong></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Ada 2 kios makanan halal di KMUTT Food Center dengan makanan yang variatif pula. Ada satu makanan favorit saya, bakmi heng. <span lang="DE">Mmm, bakmi heng terdiri dari mie, irisan daging, irisan telur rebus, dan berkuah kari yang mantap. </span>Harga : variatif tergantung menu, rata-rata 25 Baht.</p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Mmm, segitu dulu ya rekomendasi alternatif berkuliner di Bangmod. Sekarang bagaimana cara menuju ke Bangmod? Berikut saya berikan alternatif transportasi menuju ke Bangmod :</span></p>
<ul type="square">
<li class="MsoNormal"><span lang="DE">Dari      MBK, Siam Paragon, Chulalongkorn Univ : Bis no. 141, 21.</span></li>
</ul>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Bis no. 141 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Bis no. 21 : Langsung menuju ke Bangmod ( jalan PrachaUthit)</span></p>
</blockquote>
<ul type="square">
<li class="MsoNormal"><span lang="DE">Dari      Victory Monument, seberang KBRI, dari seberang Panthip : Bis no. 140.</span></li>
</ul>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Bis no. 141 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah. </span></p>
</blockquote>
<ul type="square">
<li class="MsoNormal"><span lang="DE">Dari      Chatuchak : Bis no. 138</span></li>
</ul>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Bis no. 138 : turun di Kilo Kao, disambung naik Song Tew warna merah. </span></p>
</blockquote>
<ul type="square">
<li class="MsoNormal"><span lang="DE">Dari BTS      mana saja : turun di BTS Saphan Thaksin, disambung dengan bis no. 75, lalu      turun di KMUTT. Alternatif lain dari BTS Saphan Thaksin, naik boat      menyeberang sungai dan dilanjut naik taksi.</span></li>
</ul>
<ul type="square">
<li class="MsoNormal"><span lang="DE">Dari      lokasi mana saja : naik taksi.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span lang="DE">Baik, selamat berkuliner di Bangmod ya. Jika membutuhkan guide atau bantuan, silakan hubungi saya atau rekan-rekan KMUTT lainnya. </span>Salam PERMITHA! (MR)</p>
<p><!--EndFragment--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/mari-berkuliner-di-bangmod/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>60 Tahun Hubungan Bilateral Republik Indonesia dengan Kerajaan Thailand</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/60-tahun-hubungan-bilateral-republik-indonesia-dengan-kerajaan-thailand/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/60-tahun-hubungan-bilateral-republik-indonesia-dengan-kerajaan-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 15:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[KBRI]]></category>

		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan antara Indonesia dengan Thailand sudah terjalin sejak berabad-abad silam. Hubungan ini kembali dipererat setelah Indonesia merdeka. Kurang lebih 60 tahun lalu, dimulailah hubungan resmi kenegaraan yang diikuti dengan peningkatan hubungan diplomatik antara kedua negara.

Hal inilah yang menjadi inspirasi diadakannya seminar internasional 60 tahun hubungan Indonesia-Thailand. Seminar ini diprakarsai oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hubungan antara Indonesia dengan Thailand sudah terjalin sejak berabad-abad silam. Hubungan ini kembali dipererat setelah Indonesia merdeka. Kurang lebih 60 tahun lalu, dimulailah hubungan resmi kenegaraan yang diikuti dengan peningkatan hubungan diplomatik antara kedua negara.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-178" title="1-indo-thai" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/1-indo-thai.jpg" alt="1-indo-thai" width="513" height="342" /></p>
<p>Hal inilah yang menjadi inspirasi diadakannya seminar internasional 60 tahun hubungan Indonesia-Thailand. Seminar ini diprakarsai oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok bekerja sama dengan Chula Global Network, Culalongkorn University. Seminar yang dihadiri oleh para diplomat, masyarakat Indonesia, mahasiswa, warga Thailand, serta beberapa tamu undangan dari negara tetangga ini, diselenggarakan pada hari Kamis, 22 Juli 2010 mulai pukul 09.00 sampai dengan 19.00 di Gedung Maha Chulalongkorn, Chulalongkorn University.</p>
<p>Tujuan dari diadakannya seminar ini adalah untuk melihat kembali dan mengevaluasi hubungan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Thailand. Selain itu, seminar ini juga untuk menggali potensi kedua negara dalam rangka menghadapi tantangan global di masa yang akan datang. Dalam seminar ini juga dibagikan pengalaman-pengalaman menarik dalam hubungan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan antara kedua negara.</p>
<p>Acara ini dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, Mohammad Hatta, setelah sebelumnya dibacakan sambutan oleh perwakilan dari Universitas Chulalongkorn. Selanjutnya setelah <em>coffee break</em>, disampaikan presentasi dari Dr. Hariyadi Wiryawan, dosen Departemen Hubungan Internasional, Universitas Indonesia.</p>
<p>Beliau memaparkan bahwa menurut sejarah yang tercatat, kerjasama Indonesia dan Thailand dimulai sejak abad ke-8. Kerjasama tersebut terjalin antara Raja Balaputradewa dari Kerajaan Sriwijaya dengan Raja Rama V (King Chulalongkorn). Kerjasama tersebut kemudian dipererat secara formal oleh Republik Indoesia dan Kerajaan Thailand pada tahun 1950. Beliau juga memaparkan tentang apa saja yang telah dilalui oleh kedua negara serta tantangan di masa depan di bidang social, politik, ekonomi, dan keamanan.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-179" title="2-indo-thai" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/2-indo-thai.jpg" alt="2-indo-thai" width="521" height="289" /><br />
Setelah makan siang bersama, tampil kombinasi menarik dua orang pemateri dari Fakultas Ekonomi, Universitas Chulalongkorn. Beliau adalah Dr. Sineenart Sermcheep dan Dr. Piti Srisaengnam. Beliau berdua menyampaikan tentang kerjasama bidang ekonomi antara kedua negara. Dalam presentasi tersebut juga dipaparkan tentang kerjasama kedua negara dalam konteks perubahan ASEAN dan dunia, khususnya dalam hal perdagangan dan investasi internasional. Peserta semakin tertarik ketika diulas tentang tantangan dan kesempatan yang akan dilalui oleh kedua negara di masa yang akan datang.</p>
<p>Pemaparan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Didik Sulistyanto, Atase Pendidikan KBRI dan Assoc. Prof. Dr. Witthaya Sucharithanarungse dari Universitas Chulalongkorn. Beliau berdua membahas tentang kerjsama di bidang pendidikan antara Indonesia dengan Thailand. Di sana dibahas pula mengenai peningkatan kualitas pendidikan dan prosesnya, profesionalisme dan kerjasama di bidang pendidikan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.</p>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><img class="aligncenter size-full wp-image-180" title="3a-indo-thai" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/3a-indo-thai.jpg" alt="3a-indo-thai" width="180" height="270" /></td>
<td><img class="aligncenter size-full wp-image-181" title="3c-indo-thai" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/3c-indo-thai.jpg" alt="3c-indo-thai" width="180" height="270" /></td>
<td><img class="aligncenter size-full wp-image-182" title="3b-indo-thai" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/3b-indo-thai.jpg" alt="3b-indo-thai" width="180" height="270" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Acara ini diakhiri dengan saling bertukar cinderamata antar pembicara dan para diplomat setelah sebelumnya diadakan pertunjukan tari-tarian khas Indonesia dan Thailand. Pertunjukan ini disaksikan oleh para tamu sembari menikmati hidangan penutup yang lezat. Guyuran hujan yang mengiringi selesainya acara ini semoga bisa menyejukkan hubungan kedua negara untuk menyongsong masa depan yang lebih baik lagi. (SN/Foto by Zah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/60-tahun-hubungan-bilateral-republik-indonesia-dengan-kerajaan-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan International Seminar “The 60th Anniversary Indonesia-Thailand Relations”</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/undangan-international-seminar-%e2%80%9cthe-60th-anniversary-indonesia-thailand-relations%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/undangan-international-seminar-%e2%80%9cthe-60th-anniversary-indonesia-thailand-relations%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 04:59:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman Permitha Ykh,
Kami meneruskan email dari KBRI mengenai acara  yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2010 di Chulalongkorn University (Jadwal tentatif terlampir). Acara ini diselenggarakan oleh KBRI dan Chula Global Network.  International Seminar “The 60th Anniversary Indonesia-Thailand Relations”
Acara ini terbuka bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang ada di Thailand, sehingga diharapkan partisipasi dari mahasiswa untuk ikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman Permitha Ykh,</p>
<p>Kami meneruskan email dari KBRI mengenai acara  yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2010 di Chulalongkorn University (Jadwal tentatif terlampir). Acara ini diselenggarakan oleh KBRI dan Chula Global Network.  International Seminar “The 60th Anniversary Indonesia-Thailand Relations”</p>
<p>Acara ini terbuka bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang ada di Thailand, sehingga diharapkan partisipasi dari mahasiswa untuk ikut serta dalam acara tersebut. Bagi mahasiswa yang tertarik untuk ikut serta, diharapkan mengunduh <em>Registration Form</em> yang terlampir di email ini. Kemudian setelah diisi, silakan dikirim ke Ibu Maryani (<a href="mailto:maryani.atmosuwarno@deplu.go.id" target="_blank">maryani.atmosuwarno@deplu.go.id</a>) paling lambat besok, <strong>20 Juli 2010</strong>.</p>
<p>Demikian pemberitahuan dari kami, terima kasih atas perhatian semuanya.</p>
<p>Fikri Waskito<br />
Permitha</p>
<p>Lampiran (silakan diunduh)<br />
<a href="http://permitha.net/downloads/Invitation.pdf">Undangan</a><br />
<a href="http://permitha.net/downloads/Tentative.doc">Jadwal</a><br />
<a href="http://permitha.net/downloads/Registration.doc">Form Registrasi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/undangan-international-seminar-%e2%80%9cthe-60th-anniversary-indonesia-thailand-relations%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman dan Pendaftaran Pertandingan HUT RI ke 65</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/pengumuman-dan-pendaftaran-pertandingan-hut-ri-ke-65/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/pengumuman-dan-pendaftaran-pertandingan-hut-ri-ke-65/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 23:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>

		<category><![CDATA[HUT RI ke 65]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[KBRI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman Permitha Ykh,
Sekedar mengingatkan kembali mengenai lomba olahraga yang diselenggarakan oleh KBRI, diharapkan partisipasi mahasiswa sekalian pada acara tersebut. Berikut ini adalah jadwal kegiatan:
PERTANDINGAN :
1.Bulu Tangkis (Ganda Pa + Pi)        - Minggu 25 Juli 2010
2.Tenis Lapang (Ganda Pa + Pi)       - Sabtu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman Permitha Ykh,</p>
<p>Sekedar mengingatkan kembali mengenai lomba olahraga yang diselenggarakan oleh KBRI, diharapkan partisipasi mahasiswa sekalian pada acara tersebut. Berikut ini adalah jadwal kegiatan:</p>
<p>PERTANDINGAN :</p>
<p>1.Bulu Tangkis (Ganda Pa + Pi)        - Minggu 25 Juli 2010</p>
<p>2.Tenis Lapang (Ganda Pa + Pi)       - Sabtu 31 Juli 2010</p>
<p>3.Tenis Meja (Ganda Pa + Pi)           - Sabtu 31 Juli 2010</p>
<p>4.Bola Volley                                 - Sabtu 24 Juli 2010</p>
<p>5.Sepak Bola (9 org per-Team)          - Minggu 1 Agustus 2010</p>
<p>6.Bowling                                      - Senin 2 Agustus 2010</p>
<p>7.Gapleh                                        - Minggu 1 Agustus 2010</p>
<p>*)Final akan diselenggarakan pada Sabtu 7 Agustus 2010</p>
<p>Pendaftaran masih dibuka sampai hari Jumat, 23 Juli 2010 di permitha@permitha.net</p>
<p>Kemudian diharapkan juga kehadiran seluruh peserta olah raga pada:</p>
<p>PEMBUKAAN PERTANDINGAN OLAH RAGA</p>
<p>Waktu/tgl            : Jam 10.00 pagi, 24 Juli 2010</p>
<p>Tempat                 : GOR Olah Raga KBRI</p>
<p>Peserta                 : Seluruh peserta pertandingan</p>
<p>Acara pembukaan akan dilanjutkan dengan pertandingan bola voli sampai selesai.</p>
<p>Kami tunggu partisipasi teman-teman mahasiswa semuanya.</p>
<p>Terima kasih,</p>
<p>Permitha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/pengumuman-dan-pendaftaran-pertandingan-hut-ri-ke-65/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton Bareng Final Piala Dunia 2010</title>
		<link>http://permitha.net/2010/07/nonton-bareng-final-piala-dunia-2010/</link>
		<comments>http://permitha.net/2010/07/nonton-bareng-final-piala-dunia-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 08:46:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kebudayaan dan Rekreasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://permitha.net/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Senin dini hari, 12 Juli 2010, telah berlangsung final Piala Dunia 2010 yang dilaksanakan di Afrika Selatan. Para penggemar sepak bola yang ada di seluruh dunia hampir dapat dipastikan menonton siaran langsung final tersebut. Tak ketinggalan warga Indonesia yang tinggal di Bangkok.
KBRI Bangkok menyelenggarakan acara nonton bareng yang dilaksanakan di Hall Olah Raga. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari Senin dini hari, 12 Juli 2010, telah berlangsung final Piala Dunia 2010 yang dilaksanakan di Afrika Selatan. Para penggemar sepak bola yang ada di seluruh dunia hampir dapat dipastikan menonton siaran langsung final tersebut. Tak ketinggalan warga Indonesia yang tinggal di Bangkok.</p>
<p>KBRI Bangkok menyelenggarakan acara nonton bareng yang dilaksanakan di <em>Hall</em> Olah Raga. Meskipun final tersebut bertepatan dengan hari kerja, di mana pada hari itu juga warga Indonesia di Bangkok tetap berangkat ke kantor, ke kampus, ataupun ke sekolah, namun ternyata animo dari acara tersebut tetap tinggi. Terlihat di acara tersebut Bapak Dubes LBBP RI, beberapa atase, <em>home staff</em>, para guru SIB, dan tidak ketinggalan: Mahasiswa.</p>
<p>Acara ini didahului dengan acara keakraban mulai dari karaoke, bincang santai, sampai menikmati berbagai hidangan (bakso, bubur ayam) yang telah disediakan oleh panitia. Acara ini juga semakin menarik karena adanya <em>door prize </em>yang disediakan oleh KBRI mulai dari kaos, <em>DVD player</em>, <em>compo</em>, sampai TV.</p>
<p>Acara nonton bareng berlangsung meriah. Masing-masing warga tampak bersorak sorai mendukung tim yang didukungnya. Meskipun di luar masih gelap, namun tidak mengurangi kemeriahan dari acara tersebut.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-146" title="35251_1430462655795_1659743492_1049186_1061579_n" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/35251_1430462655795_1659743492_1049186_1061579_n.jpg" alt="35251_1430462655795_1659743492_1049186_1061579_n" width="480" height="320" /></p>
<p>Pertandingan berakhir dengan kemenangan Spanyol. Barangkali, di belahan dunia yang lain, ada perayaan besar karena kemenangan, dan juga kesedihan karena kekalahan. Namun yang jelas, warga negara Indonesia di KBRI semua merasa gembira karena dapat bertemu dalam suatu acara yang meriah.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-145" title="35251_1430462535792_1659743492_1049184_1193017_n" src="http://permitha.net/wp-content/uploads/2010/07/35251_1430462535792_1659743492_1049184_1193017_n.jpg" alt="35251_1430462535792_1659743492_1049184_1193017_n" width="480" height="267" /></p>
<p>Kegembiraan semakin lengkap karena ternyata mahasiswa mendapatkan beberapa <em>door prize</em>, termasuk hadiah utama: yaitu kipas angin, <em>rice cooker</em>, dan televisi. Setelah acara selesai pun, mahasiswa masih sempat untuk foto bersama (By: Mas Irwan Prasetyo). Semoga hadiahnya bermanfaat, dan sampai jumpa di acara berikut. (FW)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://permitha.net/2010/07/nonton-bareng-final-piala-dunia-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
